Aplikasi Pemberian Pupuk Kompos dan Biochat untuk Bunga Bungenvil di Pot pada Kelompok Ibu-Ibu PKK RT 23 Kelurahan Pasir Putih Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.53867/jpm.v5i2.136Kata Kunci:
Biochar, Bunga Bougenvil, Pot, Pupuk KomposAbstrak
Bunga kertas atau bunga bougenvil sering dimanfaatkan untuk mempercantik lingkungan karena bunganya yang berwarna cerah dan menarik perhatian. Selain itu, bunga ini juga memiliki manfaat terhadap kesehatan dan lingkungan. Penanaman bunga bougenvil yang tepat sangat dibutuhkan untuk menghasilkan tanaman yang subur dan berbunga banyak. Salah satu faktor kesuksesan pertumbuhan bunga adalah media tanam yang baik dengan struktur gembur, drainase baik, dan kaya nutrisi penting. Pupuk kompos adalah pupuk organik hasil dari penguraian bahan organik oleh mikroorganisme yang terkontrol yang bermanfaat untuk memperbaiki struktur dan nutrisi tanah. Selain pupuk kompos, penambahan biochar pada tanah berkontribusi signifikan sebagai pembenah tanah yang mampu memperbaiki sifat kimia dan fisik tanah, sekaligus meningkatkan kapasitas tanah dalam menahan air. Melalui pengabdian ini, ibu-ibu PKK RT 23 Kelurahan Pasir Putih, Kota Jambi, diberikan materi dan demo praktek cara penggunaan pupuk kompos dan biochar yang benar pada penanaman bunga bougenvil. Rangkaian kegiatan menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada kelompok ibu-ibu PKK dan diharapkan bisa memberikan kebermanfaatan bagi sosial dan lingkungan dalam jangka panjang. Penguatan keterampilan budidaya tanaman hias dengan pemberian pupuk berkualitas dan tepat ini juga menjadi penting dalam mendukung aktivitas produktif berbasis rumah tangga di masyarakat.
Unduhan
Referensi
Admin Desa Cikoneng. (2024, October 16). Pengairan yang optimal untuk tanaman dalam pot atau wadah. Desa Cikoneng (Kabupaten Ciamis).
Andi. (2002). Morfologi bunga. Ensiklopedia Pendidikan dan Kebudayaan UNKRIS.
http://p2k.unkris.ac.id/idi/1-3062-2962/Morfologi-146631p2k-unkris.html
Ansyari, F., & Jasmani. (2022). Pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) sebagai pencegahan stunting. Jurnal AGRIFOR, 21(1), 1–10.
Bortolotti, M., Bolognesi, A., & Polito, L. (2018). Bouganin, an attractive weapon for immunotoxins. Toxins, 10(8), 323. https://doi.org/10.3390/toxins10080323
Herhandini, D. A., Suntari, R., & Citraresmini, A. (2021). Pengaruh aplikasi biochar sekam padi dan kompos terhadap sifat kimia tanah, pertumbuhan, dan serapan fosfor tanaman jagung pada Ultisol. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(2), 385–394.
Mira. (2021). Klasifikasi dan morfologi bunga bougenvil. Dekoruma.
https://m.dekoruma.com/artikel/klasifikasi-dan-morfologi-bunga-bougenvil
Nurida, N. L. (2014). Potensi pemanfaatan biochar untuk rehabilitasi lahan kering di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan (Edisi Khusus Desember), 57–68.
Panjaitan, L. R. H., Ginting, J., & Haryati. (2014). Respons pertumbuhan berbagai ukuran diameter batang stek bugenvil (Bougainvillea spectabilis Willd.) terhadap pemberian zat pengatur tumbuh. Jurnal Online Agroekoteknologi, 2(4), 1384–1390.
Rahmawati. (2018). Teknik pengelolaan limbah rumah tangga berbasis komunitas. Jurnal Teknologi Lingkungan, 2(1), 40–46.
Wandansari, N. R., Suntari, R., & Soemarno. (2020). Pembuatan kompos dari sampah pasar dengan teknologi open windrow. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–13.
Zuraida, P. A., & Nuraini, Y. (2021). Pengaruh aplikasi kompos kotoran sapi dan paitan terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan tanaman kedelai. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(1), 123–133. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2021.008.1.16
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hasriati Nasution, Suryanto, Yusfaneti, Asmadi Saat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


