Penyuluhan Pupuk Organik Cari Batang Pisang untuk Tanaman Kacang Panjang di Kelompok PKK Pasir Putih Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.53867/jpm.v2i3.84Kata Kunci:
pupuk organik cair batang pisang, tanaman kacang panjang, kelompok PKKAbstrak
Kacang Panjang (Vigna sinensis L) merupakan komoditi sayuran yang banyak diusahakan di daerah dataran rendah. Kandungan gizi yang tinggi membuatnya populer di kalangan masyarakat sebagai sayuran dan lalapan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok PKK dalam menanam kacang panjang dengan menggunakan pupuk organik cair dari batang pisang. Berdasarkan survei, kacang panjang dikonsumsi oleh rumah tangga sebanyak 2-3 kali per minggu dengan preferensi tertentu terkait karakteristiknya. Penanaman kacang panjang dilakukan di tanah ultisol yang memerlukan pemberian pupuk untuk meningkatkan kesuburan. Oleh karena itu, penyuluhan dan demo pembuatan pupuk organik cair dilaksanakan selama 3 bulan di kelompok PKK RT 23 Kelurahan Pasir Putih Kota Jambi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang penggunaan kompos sebagai pupuk organik dan cara pembuatan pupuk organik cair dari batang pisang. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat akan menyediakan bahan dan alat yang diperlukan untuk penyuluhan dan demo. Penggunaan pupuk organik cair diharapkan dapat meningkatkan hasil panen kacang panjang dan secara keseluruhan meningkatkan pendapatan kelompok PKK ini.
Unduhan
Referensi
Anto, A. (2012). Teknologi Budidaya Kacang Panjang. Penyuluhan Pertanian BPTK. Kalimantan Tengah.
Goenardi, D. H. (2006). Pupuk dan Teknologi Pemupukan Berbasis Hayati dari Cawan Petri ke Lahan Petani. Yayasan John Hi-Tech Idotema.
Hadisuwito, S. (2007). Membuat Pupuk Kompos Cair (Edisi Ketiga). Agromedia Pustaka.
Hakim, N., Nyakpa, M. Y., Lubis, A. A. A. M., Nugroho, S. G., Saul, M., Rusdi, R., Diha, D., Amin, M., Hong, G. B., & Bailey, H. (1986). Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung.
Hedges, I. L., & Lister, C. E. (2008). Nutritional Attributes Of Indian Vegetables. Program, New Institute for Plant & Food Research Limited, 05, 17-18.
LP2M UNJA. (2017). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2016. Universitas Jambi.
Pranata, A. S. (2010). Meningkatkan Hasil Panen Dengan Pupuk Organik. Agromedia Pustaka.
Rachman, A., Dariah, A., & Joko, S. (2012). Pupuk Hijau, Pupuk Organik, dan Pupuk Hayati. Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.
Soepardi, G. (1983). Sifat dan Ciri Tanah. Departemen Ilmu Ilmu Tanah, IPB.
Suhahyono, U. (2017). Panduan Penggunaan Pupuk Organik. Jakarta: Penebar Swadaya.
Suyanti, & Supriyadi, A. (2008). Pisang Komoditas dan Perspektif. Jakarta: Penebar Swadaya.
Wahyono, S., Sahwan, S., L., F., & Suryanto, F. (2011). Membuat Pupuk Organik Granul dari Aneka Limbah. PT Agromedia Pustaka.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Hasriati Nasution, Emanauli, Yusfaneti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.